Nasional

POPULER NASIONAL Risma Dicegat Mahasiswa saat Kunjungan | Moeldoko Dicecar 20 Pertanyaan di Polri

Badan POM (BPOM) mengumumkan temuan 53 produk obat tradisional, 1 suplemen kesehatan, dan 18 item kosmetika mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) atau bahan dilarang yang berbahaya bagi kesehatan. Hal tersebut didasari darihasil samplingdan pengujian yang dilakukan selama periode Juli 2020 hingga September 2021. Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik Badan POM, Reri Indriani mengatakan,dari pengawasan selama masa pandemi ini BPOM menemukan kecenderungan baru temuan BKO pada produk obat tradisional berupaEfedrin dan Pseudoefedrin.

Obat tradisional yang mengandung Efedrin dan Pseudoefedrin berisiko dapat menimbulkan gangguan kesehatan, yaitu pusing, sakit kepala, mual, gugup, tremor, kehilangan nafsu makan, iritasi lambung, reaksi alergi (ruam, gatal), kesulitan bernafas, sesak di dada, pembengkakan (mulut, bibir dan wajah), atau kesulitan buang air kecil. “Modus penambahan BKO berupa Efedrin dan Pseudoefedrin ini dapat digunakan secara tidak tepat dalam penyembuhan Covid 19," jelas Reri saat memberikan keterangan pers virtual pada Hari Rabu (13/10). Dijelaskan, Efedrin dan Pseudoefedrin selain berupa senyawa sintetis, juga terdapat secara alami pada tanaman, yaitu merupakan bahan aktif dari tanamanEphedra sinicaatau Ma Huang, yang lazim ditemukan padaTraditional Chinese Medicine(TCM), termasuk Lianhua Qingwen Capsules (LQC) Tanpa Izin Edar.

PenggunaanEphedra sinicapada obat tradisional digunakan secara tidak tepat dalam pencegahan dan penyembuhan Covid 19.Ephedra sinicamerupakan salah satu bahan dilarang dalam Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan sesuai Peraturan Kepala Badan POM Nomor HK.00.05.41.1384 Tahun 2005 tentang Kriteria dan Tata Laksana Pendaftaran Obat Tradisional, Obat Herbal Terstandar dan Fitofarmaka, serta Peraturan Badan POM Nomor 11 tahun 2020 tentang Kriteria dan Tata Laksana Registrasi Suplemen Kesehatan. Berdasarkan hasil kajian produk obat tradisional yang mengandungEphedra sinica tersebut tidak menahan laju keparahan, tidak menurunkan angka kematian dan tidak mempercepat konversiswab testmenjadi negatif. Penggunaan Efedra malah dapat membahayakan kesehatan, yaitu mempengaruhi sistem kardiovaskuler, bahkan menyebabkan kematian.

Di samping kedua jenis BKO tersebut, juga ditemukan BKO seperti temuan di tahun tahun sebelumnya, antara lain Sildenafil Sitrat dan turunannya, Tadalafil, Deksametason, Fenilbutason, Alopurinol, Prednison, Parasetamol, Asetosal, Natrium Diklofenak, Furosemid, Sibutramin HCl, Siproheptadin HCl, dan Tramadol. 1. Linhua Qinqwen Jiaonang (Tanpa Izin Edar) 2. Chuanpect Pil 3. Forvidna 4. Ji Zhi Tang Jiang 5. Tabib Guna Gemuk Sehat Sempurna 6. Jamu Jawa Dwipa Cap Rempah Dewa Pegal Linu 7. Jamu Jawa Dwipa Cap Klanceng Sakti Putra Pegal Linu 8. Jawa Sehat 9. Racik Sewu 10. Kunci Wasiat (Kemasan botol kaca) 11. Kunci Wasiat (Kemasan sachet) 12. Kunci Wasiat (Kemasan botol plastik) 13. Kunci Sejati (kemasan botol plastik) 14. Angger Waras 15. Bio Nervee 16. Jamu Dewo 17. Jamu Dewo Less Sugar 18. Elang Mas 19. Jamu Dua Singa 20. Pegel Linu Cap Akar Daun 21. Winata (kemasasn blister) 22. Winata (kemasan botol) 23. Jamu Tradisional Kumbang Mas 24. Rempah Alam Papua Buah Merah 25. Sari Kulit Manggis Asam Urat 26. Sinatren 27. Bintang Dua Mustika Dewa 28. Away Tablet 29. Gan Mao Tong Tablet (Tanpa Izin Edar) 30. Maximan 31. Big Penis 32. Black Gorilla 33. Black Panther 34. K.L.G Pills 35. One Night Love 36. Singa Super On 37. Buaya Jantan 38. Kuat Lelaki Genotan 39. Urat Seribu 40. Perkasa Wali 41. Arizon 42. JKReks 43. Lig On 44. Paloma 45. Parsi 46. Tawon Liar Kapsul 47. Chinese Zhigenduan 48. Zhigenduan 49. ODD Bodha 50. ODD Booster 51. RD Pelangsing Herbal Original (kemasan botol bulat) 52. RD Pelangsing Herbal Original (kemasan botol segi empat) 53. Ginseng Klanpi Pil Masyarakat diimbau agar lebih waspada dalam menggunakan obat, produk kesehatan, dan kosmetik.

Selalu ingat Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, Kedaluwarsa) sebelum membeli atau menggunakan obat tradisional, suplemen kesehatan, dan kosmetika, pastikan kemasan dalam kondisi baik, baca informasi produk yang tertera pada labelnya, pastikan produk memiliki Izin edar Badan POM, dan belum melebihi masa kedaluwarsa.

Comment here