Pemulihan Sektor Properti 2021 Ditentukan Oleh Sektor Ekonomi

picture
picture

Sejak Maret 2020, Indonesia sampai saat ini masih berupaya melawan wabah covid-19. Wabah Pandemi telah menekan banyak sektor perekonomian, termasuk sektor properti. Berbagai aspek pasar properti, perkantoran, bahkan industri merasakan dampak dari peristiwa covid-19.

Dalam berupaya membangun keadaan yang lebih baik pada sektor industri properti, hal tersebut tentu menjadi usaha keras bagi pemerintah dan para pengembang properti untuk menciptakan keadaan yang yang lebih baik.

Bank Indonesia (BI) memprediksi perekonomian Indonesia pada tahun 2021 akan tumbuh pada kisaran angka 4,8-5,8 persen. Pertumbuhan perekonomian Indonesia ini akan didukung oleh perbaikan sejumlah komponen penyusun Produk Domestik Bruto (PDB). Menurut Senior Associate Director Colliers International Indonesia Ferry Salanto, jika ekonomi membaik dengan pertumbuhan di atas 4,8 persen, maka sektor properti akan mengikuti. Dikutip dari Kompas.com , Selasa (09/02/2021).

“Namun, pertumbuhan yang ditunggu-tunggu ini patut kita baca sebagai katalisator sektor properti. Sebab, dibutuhkan upaya luar biasa untuk mencapai pertumbuhan di atas 4,8 persen pada akhir tahun (2021),” ujar Ferry dalam laporannya yang diterima Kompas.com, Kamis (15/1/2021). Ferry mengungkapkan, kebangkitan properti tidak langsung terjadi pada tahun 2021.

Sementara itu, Pengamat Properti dan CEO Panangian School of Property Panangian Simanungkalit mengatakan bahwa perkiraan pertumbuhan Produk Domestik Bruto, sebesar 4,8-5,8 persen yang diperkirakan oleh Bank Indonesia (BI) masih terlalu tinggi. Bila melihat masih tingginya ketidakpastian saat ini, selain disebabkan belum melandainya grafik jumlah orang tertular covid-19, juga disebabkan masih belum gencarnya sosialisasi tentang program vaksinasi nasional, seperti yang dicanangkan oleh pemerintah, sehingga pertumbuhan ekonomi pada tahun ini paling tinggi bila dapat dicapai 4 persen sudah sangat bagus.

Beliau juga berpendapat bahwa, “memang benar pemulihan sektor properti sangat dipengaruhi oleh prospek pertumbuhan perekonomian. Perekonomian adalah ibarat lokomotif, sedangkan sektor properti adalah gerbongnya, bila ekonomi bergerak cepat maka sektor properti juga akan mengikuti”, Ujarnya.

“Namun, titik terang pemulihan perekonomian sekarang ini benar-benar sangat ditentukan oleh keberhasilan pengendalian penyebaran covid-19, dan mulusnya implementasi program vaksinasi nasional, seperti yang telah dicanangkan pemerintah baru-baru ini”. Tutupnya.

Informasi terupdate seputar properti!

Mungkin anda juga suka artikel ini:

Bebas Pajak PPN Beli Rumah

Bebas Pajak PPN Beli Rumah

Siapa yang tidak ingin memiliki rumah yang nyaman? Rumah yang nyaman adalah tidak hanya bisa menjadi tempat berlindung...

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published.