Investasi Properti, Pilihannya Apa Saja?

Investasi properti

Mari kita perdalam lagi, tentang apa sebenarnya perbedaan yang mendasar antara jenis-jenis investasi properti seperti Tanah Kosong, Rumah Sewa, Rumah Kos, Rukan, Kios dan Toko.

7 Jenis Dari Investasi Properti

investasi properti

1. Investasi Lahan Kosong

Lahan dapat menghasilkan nilai tambah (added value) ketika lahan bisa dikembangkan secara maksimal. Maksud dari (added value), lahan dengan posisi strategis dan siap dibangun (berupa kavling) tentunya akan menghasilkan nilai tambah, setelah lahan tersebut sudah dibangun rumah, ruko, atau produk properti lainnya.

2. Investasi Rumah Sewa

Rumah sewa memiliki tingkat permintaan (demand) yang tinggi, terutama di kawasan-kawasan yang tengah berkembang (growth center). Kawasan yang disebut sebagai growth center adalah kawasan yang berdekatan dengan beberapa perumahan yang cukup besar. Di sekitar perumahan besar akan tercipta demand, pusat perbelanjaan guna memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar.

3. Investasi Rumah Kos

Tingkat permintaan (demand) terhadap rumah kos tergolong tinggi, terutama pada kawasan yang berdekatan dengan kampus, pusat belanja, perkantoran, atau retail center seperti Tanah Abang. Khususnya yang banyak mencari rumah kos adalah mahasiswa, dan mereka akan memilih untuk tinggal di sekitaran kampus.

4. Investasi Ruko atau Rukan

Permintaan tinggi terhadap suplai ruko dan rukan, terutama di kawasan bisnis, perdagangan, dan entertainment. Di kawasan ruko dan rukan, bisa menjadi pendukung dari ekonomi atau menjadi motor utama penggerak roda ekonomi di daerah tersebut.

5. Investasi Kios dan Toko

Kios dan toko memiliki tingkat permintaan yang tinggi terutama di kawasan perdagangan. Kawasan perdagangan merupakan aset bagi investasi kios atau toko, karena kawasan ini umumnya ramai dengan para pelaku bisnis, baik penjual maupun pembeli.

6. Investasi Apartemen dan Kondominium

Permintaan tinggi, terutama di area CBD (central business district), kawasan pemukiman ekspatriat, dan lingkungan kampus. Di Jakartam CBD melingkupi tiga jalan utama yang membentuk segi tiga emas, yaitu Jalan Sudirman-Thamrin, Gatot Subroto, dan Rasuna Said.

7. Investasi Perkantoran

Tingkat permintaan tinggi di kawasan CBD (central business district) merupakan area di mana banyak terjadi aktivitas yang berhubungan dengan perkantoran. Perkantoran disewa tidak hanya sebagai tempat bekerja, tetapi juga untuk memposisikan diri terhadap image tertentu yang diinginkan perusahaan.

Ingin tahu prospek investasi properti di tahun ini? Investasi properti apa saja yang paling menguntungkan saat ini? Serta bagaimana tips dan trik memilih investasi yang paling menguntungkan tahun ini? Ikuti webinar online berikut ini!

Mungkin anda juga suka artikel ini:

Lembaga-Lembaga Pendukung KPR

Lembaga-Lembaga Pendukung KPR

Di luar bank ada juga beberapa Lembaga yang mendukung pengajuan KPR khusus untuk kelompok konsumen tertentu. Misalnya,...

Atasi Masalah Kenali Solusi KPR

Atasi Masalah Kenali Solusi KPR

Banyak problem di seputar penyaluran KPR. Seperti permohonan KPR ditolak sehingga DP dipotong dan uang tanda jadi...

KPR Lebih Menguntungkan?

KPR Lebih Menguntungkan?

Ini Alasan Mengapa KPR Lebih Menguntungkan kpr Selain lebih aman, membeli rumah dengan KPR juga lebih menguntungkan...

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *