Hati-Hati Dalam Memilih Developer Properti

pictures
developer properti

Memilih developer yang kredibel memang susah-susah gampang, karena sampai sekarang kita belum memiliki semacam pengkategorian developer dan proyek-proyeknya. Kredibilitas dan reputasi developer paling menentukan keamanan kita dalam membeli rumah inden, karena yang kita beli masih berupa gambar. Berikut 11 indikator dalam menemukan developer yang kredibel:

1. Legalitas Developer Properti

Legalitas proyek lengkap, mulai dari master plan (rencana besar pengembangan sebuah kawasan perumahan secara keseluruhan) dan site plan (gambar rencana rinci setiap kawasan pengembangan di perumahan) yang sudah disahkan pemda setempat, Surat Izin Penunjukan Penggunaan Tanah (SIPPT), sertifikat induk atas nama developer, Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dan analisa mengenai dampak lingkungan (amdal) untuk proyek tertentu.

2. Reputasi Developer Properti

Developer properti harus memiliki reputasi yang baik. Konsumen bisa menanyakan kepada teman, kerabat, mencari informasi di koran, media sosial, bahkan pameran. Penting untuk mencari tahu dan melihat langsung proyek-proyek yang pernah dikembangkannya, dan bagaimana kualitas dan kondisi setelah dihuni, semakin banyak proyek sebelumnya maka semakin baik pula referensinya.

3. Kerjasama dengan Bank

Developer properti telah bekerjasama dengan perbankan, hal ini menjadi salah satu indikator reputasi pengembang. Bank tentunya tidak akan bekerjasama dengan developer yang memiliki reputasi buruk.

4. Kontrak

Developer properti sudah meneken kontrak dengan kontraktor dan sudah memiliki rumah contoh. Pengadaan rumah contoh menunjukkan komitmen developer membangun rumah, karena pendirian rumah contoh harus memiliki IMB.

5. Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB)

PPJB yang diberikan developer properti harus akurat, sehingga dapat dinilai bahwa developer memiliki reputasi yang baik.

6. Spesifikasi

Perjanjian jual beli harus secara tegas dan jelas, spesifikasi bangunan dan material yang akan dipakai, dan jadwal serah terima rumah dalam tanggal (bukan hanya bulan). Sehingga yang diterangkan tidak hanya berupa denah lay out dan tampak muka murah.

7. Tingkat Hunian

Tingkat hunian perumahan yang sudah pernah dikembangkan sebelumnya dan fasilitas cukup baik. Apakah rumah padat dihuni, infrastuktur, dan fasilitasnya cukup baik?  Keempat faktor tersebut dapat menunjukkan komitmen dan keseriusan developer properti mengembangkan  hunian yang layak untuk konsumen.

8. Konsep

Konsep pengembangan perumahan yang ramah lingkungan dapat menunjukkan komitmen developer properti terhadap pengembangan proyeknya.

9. Partisipasi Konsumen

Developer melibatkan partisipasi konsumen dalam penentuan desain rumah, ini juga menjadi salah satu indikator untuk melihat kredibilitas developer.

10. Status Perumahan

Status perumahan developer sudah go public (mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia) atau belum, dengan begitu kamu bisa melihat indikator dan kredibilitas dari developer.

11. Aktif Organisasi

Keaktifan di organisasi, seperti perusahaan developer yang terdaftar sebagai anggota asosiasi, Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) dan Persatuan Real Estat Indonesia (REI), jika terjadi sesuatu pada rumah yang dikembangkannya, konsumen bisa memberitahu kepada asosiasi tersebut.

Ingin tahu prospek investasi property di tahun ini? Investasi property apa saja yang paling menguntungkan saat ini? Serta bagaimana tips dan trik memilih investasi yang paling menguntungkan tahun ini? Ikuti webinar berikut ini!

Mungkin anda juga suka artikel ini:

No Results Found

The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *