Apa Saja Pajak Dalam Transaksi Rumah?

pajak rumah
pajak rumah

Satu lagi dalam transaksi rumah yang perlu diantisipasi adalah soal pajak. Ada beberapa bea dan pajak yang harus dibayar dalam setiap pembelian rumah. Jumlahnya cukup besar dan semuanya dibebankan kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung, kecuali dalam transaksi rumah seken bisa saja sebagian pajak itu ditanggung dalam transaksi rumah seken bisa saja sebagian pajak itu ditanggung penjual tergantung kesepakatan.

Itu di luar pajak rutin yang harus kita bayar setiap tahun bila rumah telah dibeli atau dihuni, yaitu Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Besaran pajak transaksi rumah tergantung jenis dan nilai properti. Karena itu Anda perlu memahaminya agar tidak terkejut saat membayarnya. Nilainya cukup besar.

  • Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

Pajak ini hanya dikenakan sekali saat membeli properti baru dari developer (badan usaha). Nilainya 10% dari transaksi. Jadi, untuk transaksi Rp100 juta, PPN-nya Rp10 juta. Kecuali rumah sederhana sehat (RSH) bersubsidi tidak terkena PPN.

  • Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)

Pajak ini dikenakan atas semua pengalihan hak atas properti baru dan lama, yang dibeli atau didapat dari developer atau perorangan.

  • Properti Tertentu

Khusus untuk properti dengan kriteria tertentu (mewah) selain PPN dan BPHTB, ada tambahan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) 20 persen.

  • Bea Balik Nama (BBN)

BBN yang dikenakan kantor pertahanan untuk memproses pengalihan nama pada sertifikat properti yang ditransaksikan dari penjual ke pembeli. Untuk properti yang dijual developer, BBN biasanya diurus developer, konsumen tinggal membayar beanya.

  • Pajak Penghasilan (PPh)

Untuk rumah yang dimiliki perorangan PPh dibayar penjual, sebesar 5% dari nilai transaksi. Batas tidak kena pajaknya Rp60 juta untuk seluruh Indonesia. Jadi kalau transaksi Rp60 juta ke bawah, penjual tidak membayar PPh.

  • Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

PBB adalah pajak yang secara rutin harus dibayar pemilik rumah. Jadi, kalau kita membeli dari developer atau perorangan, setelah bertransaksi kewajiban pembayaran PBB tahun berikutnya menjadi beban konsumen.

Ingin tahu prospek investasi properti di tahun ini? Investasi properti apa saja yang paling menguntungkan saat ini? Serta bagaimana tips dan trik memilih investasi yang paling menguntungkan tahun ini? Ikuti webinar berikut ini!

Mungkin anda juga suka artikel ini:

Lembaga-Lembaga Pendukung KPR

Lembaga-Lembaga Pendukung KPR

Di luar bank ada juga beberapa Lembaga yang mendukung pengajuan KPR khusus untuk kelompok konsumen tertentu. Misalnya,...

Atasi Masalah Kenali Solusi KPR

Atasi Masalah Kenali Solusi KPR

Banyak problem di seputar penyaluran KPR. Seperti permohonan KPR ditolak sehingga DP dipotong dan uang tanda jadi...

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *